e-Repository BATAN

Advanced Search

PENENTUAN MASSA TEREROSI UNTUK BERBAGAI MATERIAL KATODA IGNITOR

Susita R. M., Lely and Anggraeni, Anjar and Aziz, Ihwanul (2017) PENENTUAN MASSA TEREROSI UNTUK BERBAGAI MATERIAL KATODA IGNITOR. Ganendra, 20 (2). pp. 103-110. ISSN p-ISSN: 1410-6957, e-ISSN: 2503-5029

[img]
Preview
Text (PENENTUAN MASSA TEREROSI UNTUK BERBAGAI MATERIAL KATODA IGNITOR)
3034-10114-1-PB.pdf

Download (641kB) | Preview

Abstract

PENENTUAN MASSA TEREROSI UNTUK BERBAGAI MATERIAL KATODA IGNITOR. Sistem elektroda ignitor yang berfungsi menginisiasi lucutan plasma terdiri dari dua buah elektroda ignitor yang dilengkapi dengan satu unit sistem catudaya lucutan ignitor (Ignitor Discharge Power Supply) dengan 2 trafo flyback, dimana inti ferit flyback masing-masing berdiameter 1,3 cm dan 1,5 cm sehingga diperoleh arus spot plasma yang berbeda untuk kedua sistem elektroda ignitor. Arus spot plasma tergantung pada jenis material katoda. Semakin besar arus menuju katoda maka semakin besar spot plasma yang dihasilkan sehingga semakin besar pula material katoda yang tererosi. Dalam penelitian ini dilakukan uji fungsi sistem elektroda ignitor, dan dari hasil uji fungsi dapat ditentukan besarnya massa dan partikel material katoda ignitor yang tererosi untuk menentukan umur katoda akibat hilangnya bahan di permukaan katoda setelah terbentuk spot plasma. Hasil pengujian spot plasma pada permukaan katoda ignitor menggunakan material Mg, diperoleh arus spot plasma 13 A dan lebar pulsa 38 µdet, sedangkan untuk material Ag, Al, Cd dan Cu masing-masing diperoleh arus spot plasma 14,32 A, 12,34 A, 12,56 A dan 10,58 A lebar pulsa 22 µdet, 39 µdet, 38 µdet, dan 34 µdet. Material katoda yang paling baik untuk sistem elektroda ignitor adalah magnesium karena mempunyai laju erosi γ paling rendah (11,7 µg/C) sehingga tidak mudah tererosi dan rusak. Dari hasil pengujian spot plasma diperoleh massa katoda tererosi untuk material Mg yang paling rendah yaitu 5,78 nano gram dan katoda akan berkurang sepanjang 11,75 μm, sedangkan massa katoda tererosi paling tinggi adalah Cd (laju erosi 43,9 µg/C) sebesar 20,95 nano gram, dimana katoda akan berkurang sepanjang 85,67 μm Kata Kunci: Sistem elektroda ignitor, sistem catudaya lucutan ignitor, spot plasma, umur katoda.

Item Type: Article
Subjects: Rekayasa Perangkat dan Fasilitas Nuklir > Instrumentasi Nuklir > Elektronika Nuklir
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Akselerator
Depositing User: EDITOR PSTA BATAN
Date Deposited: 07 May 2018 08:13
Last Modified: 17 May 2018 06:13
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/1095

Actions (login required)

View Item View Item