e-Repository BATAN

Advanced Search

PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARA LANGSUNG

Sulistyo, Budi (2005) PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARA LANGSUNG. Ganendra, 8 (1). pp. 15-22. ISSN p-ISSN: 1410-6957, e-ISSN: 2503-5029

[img]
Preview
Text (PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARA LANGSUNG)
JURNAL_B.SULISTYO_PSTA_2005.pdf - Published Version

Download (232kB) | Preview

Abstract

PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARA LANGSUNG. Logam zirkon diperlukan sebagai bahan struktur pada kelongsong bahan bakar reaktor nuklir, bejana tekan dan pipa maupun sebagai paduan logam zirkon yang mendukung industri nuklir dan nonnuklir. Pengolahan pasir zirkon dilakukan tiga tahapan proses yaitu tahap I : memisahkan antara unsur zirkonium dengan unsur silikon, diperoleh hasil ZrCl4 dan hasil samping SiCl4, tahap II : proses pemurnian ZrO2, dan tahap III : proses pembuatan logam zirkon dari ZrO2. Pada tahap I ini ada dua proses yaitu proses basah dan proses kering. Pada proses kering ada 3 cara, yaitu proses karbida, proses karbonitrit dan proses kering secara langsung. Dari ketiga cara proses kering tersebut ada perbedaan mendasar, yaitu tingkat suhu operasinya yang berakibat pada derajat konversi proses. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah proses kering secara langsung karena suhunya paling rendah di antara proses kering lainnya. Metode yang digunakan dalam proses kering secara langsung ini adalah fixed bed chlorination. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh perbandingan pasir zirkon dengan karbon, pengaruh jumlah gas Cl2 dan pengaruh pembuatan umpan, terhadap konversi zirkon tetraklorida. Zirkon tetraklorida adalah hasil antara dari pengolahan pasir zirkon menjadi zirkon ingot, yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan ZrO2, dan atau logam zirkon. Sebagai bahan baku adalah pasir zirkon dengan kadar 45% berat Zr dan karbon dari calsined coke atau grafit, gas Cl2 serta sukrosa sebagai binder. Pasir zirkon dan karbon terlebih dulu dibentuk briket, baru kemudian dilakukan klorinasi pada suhu 950 oC dengan waktu 15 menit, tekanan 74 mmHg. Hasil klorinasi adalah ZrCl4 dan SiCl4. Dari penelitian ini diperoleh perbandingan berat umpan pasir zirkon : karbon : sukrosa adalah 73 : 22 : 5% berat, tekanan pembriketan 18 kN, kecepatan alir gas Cl2 4,4 l/menit, diperoleh konversi klorinasi sebesar 17%.

Item Type: Article
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Struktur dan Bahan Maju > Teknik Sintesis Bahan Maju
Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Struktur dan Bahan Maju > Teknik Sintesis Bahan Struktur
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Akselerator
Depositing User: EDITOR PSTA BATAN
Date Deposited: 21 May 2018 02:13
Last Modified: 21 May 2018 02:13
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/2107

Actions (login required)

View Item View Item