e-Repository BATAN

Advanced Search

PERFORMANCE INVESTIGATION OF PASSIVE RESIDUAL HEAT REMOVAL SYSTEM IN HIGH TEMPERATURE REACTOR

Hendro Tjahjono, HT and Surip Widodo, SW and Andi Sofrany Ekariansyah, ASE (2016) PERFORMANCE INVESTIGATION OF PASSIVE RESIDUAL HEAT REMOVAL SYSTEM IN HIGH TEMPERATURE REACTOR. In: Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir 2016, 4-5 Agustus 2016, BATAM.

[img]
Preview
Text
PROSIDING_SENTEN_2016.pdf

Download (145MB) | Preview

Abstract

ABSTRACT PERFORMANCE INVESTIGATION OF PASSIVE RESIDUAL HEAT REMOVAL SYSTEM IN HIGH TEMPERATURE REACTOR. According to the planned construction of an experimental power reactor with the selected type is the High Temperature Reactor (HTR) of 10 MW thermal power, the safety investigation is needed to assess the capability of the reactor to mitigate any accident to be more severe. The purpose is to comprehend the characteristic of the passive residual heat removal system by calculating the response of HTR core temperature after the entire active cooling system is not functioning. The study is performed initially by creating a calculation program using MATLAB involving empirical equations of heat transfer by conduction, radiation and convection in steady and transient condition. The program is then used to investigate the transient of core temperature when the entire active heat removal system is not functioning. The result shows that by the reactor shutdown, residual heat of the decay product will increase the core maximum temperature from 863C up to reach 1346C in 20 hours and slowly get back down to 1200C in 100 hours. It can be concluded that the passive residual heat removal system has been capable to withstand the maximum temperature remains below the allowable safety limits. Keywords: high temperature reactor, residual heat removal system, passive, MATLAB. ABSTRAK INVESTIGASI UNJUK KERJA SISTEM PEMBUANGAN KALOR SISA SECARA PASIF PADA REAKTOR TEMPERATUR TINGGI. Dengan rencana dibangunnya suatu reaktor daya eksperimental dengan tipe yang dipilih adalah Reaktor Temperatur Tinggi (High Temperature Reactor, HTR) berdaya termal 10 MW, maka investigasi keselamatan diperlukan untuk menilai kemampuan reaktor dalam memitigasi setiap kejadian kecelakaan agar tidak menjadi lebih parah. Tujuan dari investigasi ini adalah untuk memahami kemampuan sistem pembuangan kalor sisa dari teras HTR dengan mengetahui respon temperatur teras ketika seluruh sistem pendingin aktif tidak berfungsi. Metode yang digunakan adalah dengan terlebih dahulu menyusun program perhitungan numerik berbasis Matlab menggunakan persamaan-persamaan perpindahan kalor secara konduksi, radiasi dan konveksi pada kondisi tunak dan transien. Program tersebut kemudian digunakan untuk investigasi transien temperatur teras ketika seluruh sistem pembuangan kalor aktif tidak berfungsi namun reaktor masih bisa padam. Hasil investigasi menunjukkan bahwa dengan padamnya reaktor, kalor sisa dari hasil peluruhan akan menaikkan temperatur maksimum teras dari 863C hingga mencapai 1346C dalam 20 jam dan selanjutnya turun kembali secara perlahan hingga mencapai 1200C dalam 100 jam. Dapat disimpulkan bahwa sistem pembuangan kalor sisa secara pasif telah mampu menahan temperatur maksimum teras tetap di bawah batas keselamatan yang diijinkan. Kata kunci: reaktor temperatur tinggi, sistem pembuangan kalor sisa, pasif, MATLAB

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Keselamatan dan Keamanan Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir
Depositing User: USER PTKRN BATAN
Date Deposited: 21 May 2018 07:38
Last Modified: 21 May 2018 07:38
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/2182

Actions (login required)

View Item View Item