e-Repository BATAN

Advanced Search

Laporan Teknis 2016: Dokumen Teknis Sedimen Budget DAS, Prediksi Perubahan Iklim melalui Coral Reef dan Bioremediasi Lahan

Aliyanta, Barokah and Arman, Ali and Larasati, Tri Retno Dyah and Mulyana, Nana and Sudrajat, Dadang (2017) Laporan Teknis 2016: Dokumen Teknis Sedimen Budget DAS, Prediksi Perubahan Iklim melalui Coral Reef dan Bioremediasi Lahan. Technical Report. PAIR-BATAN.

[img]
Preview
Text (Laporan Teknis 2016: Dokumen Teknis Sedimen Budget DAS, Prediksi Perubahan Iklim melalui Coral Reef dan Bioremediasi Lahan)
Barokah.pdf

Download (9MB) | Preview

Abstract

Aplikasi teknik nuklir yang berupa radionuklida jatuhan, isotop alam, dan iradiasi telah dimanfaatkan untuk mendapatkan data parameter tataguna lahan pada suatu daerah aliran sungai sebagai salah satu komponen untuk menyusun sedimen budget, kajian perubahan iklim dan geokronologi pencemaran daerah pesisir dengan memanfaatkan terumbu karang sebagai "environmental recorder" serta uji potensi jenis fungi untuk mendegradasi lignoselosa dan jenis polutan toxic. Sampel untuk penelitian masing-masing diambil dari tanah berbagai tata guna lahan yang merepresentasi keseluruhan sub DAS Ciujung hulu dan sedimen daratan banjir sub daerah aliran sungai (DAS) Ciujung Hulu, daerah terumbu karang jenis porites di Wakatobi, dan uji karakteristik molekular isolat kapang Aspergillus niger dan Phanerochaete chrysosporium setelah diiradiasi dengan sinar gamma melalui pendekatan marka molekuler random amplified polymorphic DNA (RAPD). Dosis iradiasi yang digunakan dalam penelitian uji potensi jenis kapang ini bervariasi dari O; 250; 500; 750; l000; 1500 dan 2000 Gy dengan laju dosis 0,21 kGy/jam. Sampel yang diperoleh dilakukan berbagai perlakuan yang sesuai untuk dapat diukur parameter yang di perlukan dengan peralatan yang ada di laboratorium bidang industry dan lingkungan PAIR Aktivitas Pb-210 excess dan Cs-137 pada sampel tanah permukaan di beberapa tataguna lahan mempunyai aktivitas bervariasi dari 3,09 s/d 35,2 Bq/kg dan 0,61 s/d 1,59 Bq/kg. Kandungan %(persen) organik karbon bervariasi dari kisaran 1 s/d 5,5%. Dengan mengacu pada nilai inventori pembanding di daerah Pasir Jaya, Cijeruk-Bogor dapat diketahui adanya titik erosi dan deposisi pada satu transek, dengan estimasi laju erosi bervariasi dari - 5 ton/ha/th s/d -30 ton/ha/th. Laju sedimentasi endapan di daratan banjir adalah 33,47 kg/m2/th. Pencemaran Iogam berat di daerah pesisir Wakatobi menunjukkan adanya sedikit peningkatan sejak 50 tahun yang lalu yang kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya kadar polutan tersebut yang masuk ke perairan pesisir Wakatobi, dan nampaknya berimplikasi juga pada laju pertumbuhan karang yang kurang signifikan, serta pola fluktuasi suhu permukaan laut (SPL) yang identik dengan pola rasio Sr/Ca. Isolat Aspergillus niger dan Phanerochaete chrysosporium, iradiasi pada dosis 1000 Gy memiliki perbedaan karakteristik morfologis dibandingkan dengan isolat Kontrol (0 Gy). Dari hasil analisis molekular menggunakan marka RAPD-PCR, maka mutasi radiasi dari isolat kapang Aspergilus niger dan Phanerochaete chrysosporium terjadi mulai dari dosis iradiasi 500 - 1000 Gy. Phanerochaete chrysosporium yang diradiasi dengan dosis 1000 Gy memberikan efisiensi. degradasi yang optimal, yakni 77,2% untuk degradasi Benzena dan 65,3% untuk degradasi Toluena.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang SDA/Lingkungan
Divisions: Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
Depositing User: USER PAIR BATAN
Date Deposited: 22 May 2018 07:49
Last Modified: 22 May 2018 07:49
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/2239

Actions (login required)

View Item View Item