e-Repository BATAN

Advanced Search

Aplikasi Log Gamma Ray Untuk Analisis Sensitivitas Guna Menentukan Sudut Impedansi Elastik Yang Paling Sensitif Dalam Memisahkan Litologi Batupasir dan Batulempung. (Gamma Ray Application in Sensitivity Analysis to Determine the Most Sensitive Angle of Elastic Impedance to Separated Sandstone and Shalestone Lithology.)

Aprilina, Dita and Bagiyono, Bagiyono and Setyawan, Agus and Mualimin, Mualimin (2015) Aplikasi Log Gamma Ray Untuk Analisis Sensitivitas Guna Menentukan Sudut Impedansi Elastik Yang Paling Sensitif Dalam Memisahkan Litologi Batupasir dan Batulempung. (Gamma Ray Application in Sensitivity Analysis to Determine the Most Sensitive Angle of Elastic Impedance to Separated Sandstone and Shalestone Lithology.). Widyanuklida, 15 (1). pp. 12-21. ISSN 1410-5357

[img]
Preview
Text
02_Aplikasi_Log_Gamma_Ray_Untuk_Analisis_Sensitivitas.pdf

Download (275kB) | Preview

Abstract

Aplikasi Log Gamma Ray Untuk Analisis Sensitivitas Guna Menentukan Sudut Impedansi Elastik Yang Paling Sensitif Dalam Memisahkan Litologi Batupasir dan Batulempung. Metode inversi Impedansi Elastik atau Elastic Impedance (EI) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi litologi reservoir batupasir di Lapangan “D”, Formasi Talang Akar, Cekungan Jawa Barat Utara. Zona target yang berada pada Formasi Talang Akar ini, merupakan lapisan TAF-3- 1yang berada pada kedalaman 2780 m - 2805 m dengan litologi perselingan antara batupasir dan batulempung. Prinsip dasar log Gamma Ray (GR) adalah perekaman intensitas zat radioaktifyang secara alami dan kontinu dipancarkan oleh batuan yang mengandung zat radioaktif (Thorium-Th, Uranium- U, dan Potassium-K). Oleh karena itu, fungsi utama log GR dalam aplikasi stratigrafi dan geologi minyak bumi yaitu untuk membedakan antara lapisan permeabel dan lapisan impermeabel. Analisis yang dilakukan pada data sumur adalah analisis sensitivitas yang digunakan untuk memisahkan antara litologi batupasir dan batulempung yang dilakukan dengan cara melakukan crossplot antara log turunan EI pada sudut 0º-30º dengan log GR dilakukan di sekitar zona target TAF- 3-1 dengan kedalaman 2192 m - 2202 m. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa sudut EI yang paling sensitif dalam memisahkan antara litologi batupasir dan batulempung adalah sudut 30º. (Gamma Ray Application in Sensitivity Analysis to Determine the Most Sensitive Angle of Elastic Impedance to Separated Sandstone and Shalestone Lithology. Elastic Impedance (EI) inversion has been used to determine sandstone lithology distributions in “D” Field of Talang Akar Formation, North West Java Basin. The target zone was TAF-3-1 with depth 2780 m - 2805 m which was located in Talang Akar Formation with lithologies of sandstone and shale. The basic principle of Gamma Ray log is recording the radioactive substance intensity that naturally and continuously emited by rocks containing radioactive substance (Thorium-Th, Uranium-U, and Potassium-K). Therefore, the main function of GR log in application of stratigraphic and petroleum geology is for separation of sandstone and shale lithology. The analysis of log data is sensitivity analysis which is a method of separation of sandstone and shale lithology between Elastic Impedance log and Gamma Ray log crossplot at the angle 0º-30º in the target area TAF-3-1 layer with depth of2192 m - 2202 m. Sensitivity analysis result showed that the most sensitivity angle of the separation of sandstone and shale was 30º.)

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Log Gamma Ray, Impedansi Elastik, Batupasir, Formasi Talang Akar. (Gamma Ray Log, Elastic Impedance, Sandstone, Talang Akar Formation)
Subjects: Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang Industri
Divisions: Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Depositing User: USER PUSDIKLAT BATAN
Date Deposited: 02 May 2018 07:58
Last Modified: 02 May 2018 07:58
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/275

Actions (login required)

View Item View Item