e-Repository BATAN

Advanced Search

Laporan Teknis 2015: DATA RISET TEKNIK PERUNUT ISOTOP UNTUK KESEHATAN DAN PANGAN

Katrin, Ermin and Sumartono, Agustin and Susanto, Susanto and Arman, Ali and Putra, Aditya Dwi Permana and Sugiharto, Untung and Fajarwati, Tetra and Winarno, Hendig (2015) Laporan Teknis 2015: DATA RISET TEKNIK PERUNUT ISOTOP UNTUK KESEHATAN DAN PANGAN. Technical Report. PAIR - BATAN.

[img]
Preview
Text (Laporan Teknis 2015: DATA RISET TEKNIK PERUNUT ISOTOP UNTUK KESEHATAN DAN PANGAN)
Laptek Suboutput 2015 Ermin.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pada tahun 2015 ini telah dilakukan beberapa penelitian, isotop stahil vitamin A pada anak untuk. mengetahui kadar vitamin A dalam hati anak usia balita (40 responden anak balita di Puskesmas Sindang Barang), selain itu dilakukan penelitian juga RAS 6/073 "Using stable isotope techniques to monitor situations and intervetion for promoting tnfani nutrition dan RAS 6/080 "Nuclear technique 10 assess body composition in children". Metode pengenceran isotop stabil deuterium oksida (D20) pada pemberian ASI eksklusif kepada bayi dapat memastikan bahwa program pemerintah berhasil melalui pemberian ASI ekskl usif sampai usia bayi 6 bulan. Metode dengan teknik pengenceran 020 ini juga dapat digunakan untuk: mengbitung komposisi tubuh anak usia 8 sampai 11 tahun. BATAN bekerja sama dengan Badan Litbang Kesehatan dan beberapa Negara di Asia di bawah koordinasi IAEA mulai tahun 2015/2016 melakukan penelitian untuk validasi pemberian ASI eksklusif menggunakan isotop stabil deuterium oksida dan menentukan komposisi tubuh anak dan hubungannya dengan aktivitas fisik anak. Hal Ini dilak:ukan dalam rangka mempelajari tentang aktivitas fisik anak sekolah dasar, komposisi tubuh anak dan meningkatkan aktivitas anak sehingga dapat menurunkan obesitas pada anak secara dini. Penelitian ini sedang dilakukan dengan mengambil sedikitnya 30 sampel saliva ibu menyusui dan anak usia 3 dan 6 bulan serta sampel saliva dari 20 pasang ibu dan bayi (usia 3 dan 6 buJan) untuk analisis zat CML. Penelitian dilakukan di Cohort Tumbuh Kembang Anaka, Balitbangkes, Bogor. Analisis vitamin A dilakukan dengan alat LC/MS/MS di PT AnglerBioChemLab di Surabaya Kadar retinol dalam serum darab 40 anak berkisar antara 74,9 sampai 234 ng/ml.. Deuterium oksida (020) dalam saliva dari ibu dan bayi usia 3 bulan (470 sampel) sedang proses analisis di St. John Research Institute, Bangalore, India, sebagian sampel lagi akan dikirim ke India setelah sampling saliva bayi usia 6 bulan selesai pada tabun 2016. Hasil analisis saliva dari sampel pilot ada 3 pasang ibu dan bayi belum masuk kategori bayi ASI eksklusif, mereka masuk dalam kategori "predominan ASI eksklusif". Saliva dari anak-anak SDN Pabrik Es. Bogor akan dianalisis di PAIR-BATAN, bila bantuan alat FTIR bantuan dari IAEA datang pada tabun 2016. Hasil analisis 020 dari 3 pasang ibu dan bayi usia 3 bulan telab diperoleh, ketiga bayi termasuk kategori predominant mendapat ASI dari ibunya Telah dilakukan pemberian D20 kepada anak, pengambilan saliva anak, pengumpulan data antrophometri, riwayat kesehatan, diet makanan, dan aktivitas fisik dari 121 orang anak-anak SDN Pabrik Es, Bogor. Selanjutnya dilakukan juga 2 penelitian lain yang didukung oleh IAEA, yaitu RAS 5062 "Building Technological Capacity for Food Safety Control Systems Through the Use of Nuclear Analytical Techniques", dan RAS7/026 "Supporting the Use of Receptor Binding Assay (RBA) to Reduce the Adverse Impacts of Harmful Algal Toxins on Seafood Safety". Pada penelitian ini dilakukan pembuatan "data base" isotop stabil C-13 dan N-15 sebagai "finger print" dari sampel beras varietas Ciherang dengan mengambil lokasi daerah Jawa Timur. Pada kegiatan penggunaan RBA dilakukan analisis tentang plankton yang dapat menghasilkan racun Saxiroxin di Lampung dan Ciguatoxin di Pulau Pari. Saxitoxin dan Ciguatoxin mempunyai sifat racun, sehingga dapat menimbulkan kematian ikan secara besar besaran di laut. Pemanfaatan teknik nuklir untuk pengujian saxitoxin dan ciguatoxin menggunakan teknik RBA menggunakan H-3 (saxitoxin) memiliki keunggulan dari metode konvensional (bioassay) yaitu lebih sensitif dan selektif.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang Kesehatan
Divisions: Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
Depositing User: USER PAIR BATAN
Date Deposited: 02 Nov 2018 03:12
Last Modified: 06 Nov 2018 16:26
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/3212

Actions (login required)

View Item View Item