e-Repository BATAN

Advanced Search

PENGARUH KONSENTRASI URANIUM DALAM LARUTAN URANIL NITRAT DAN PANJANG JARUM PENETES TERHADAP BENTUK FISIK GEL PADA PROSES GELASI EKSTERNAL DENGAN PENSTABIL THFA

Susilowati, Sri Rinanti and Herlani, Ratmi and Widiyati, Sri (2012) PENGARUH KONSENTRASI URANIUM DALAM LARUTAN URANIL NITRAT DAN PANJANG JARUM PENETES TERHADAP BENTUK FISIK GEL PADA PROSES GELASI EKSTERNAL DENGAN PENSTABIL THFA. In: PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR, 26 September 2012, Yogykarta.

[img]
Preview
Text (PENGARUH KONSENTRASI URANIUM DALAM LARUTAN URANIL NITRAT DAN PANJANG JARUM PENETES TERHADAP BENTUK FISIK GEL PADA PROSES GELASI EKSTERNAL DENGAN PENSTABIL THFA)
PROSIDING SRI RINANTI DKK_PSTA_2012.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (538kB) | Preview

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI URANIUM DALAM LARUTAN URANIL NITRAT DAN PANJANG JARUM PENETES TERHADAP BENTUK FISIK GEL PADA PROSES GELASI EKSTERNAL DENGAN PENSTABIL THFA. Telah dilakukan penelitian pengaruh konsentrasi uranium dalam larutan uranil nitrat dan panjang jarum penetes terhadap bentuk fisik gel pada proses gelasi eksternal dengan penstabil THFA. Gel ADU dibuat dengan proses gelasi eksternal menggunakan uranil nitrat dengan variasi konsentrasi uranium dalam larutan UN dan panjang jarum penetes pada proses gelasi. Pembuatan sol diawali dengan pelarutan PVA dalam air dengan konsentrasi 1,8g/ 20mL, kemudian ditambah uranil nitrat pada konsentrasi dan volume tertentu dengan kondisi pH 1,8; 1 mL THFA, diaduk dan dipanaskan pada suhu 70 C sampai homogen. Larutan sol diteteskan ke dalam medium gelasi yang berisi larutan NH OH 7M dalam kolom setinggi 1m pada suhu kamar. Gel yang dihasilkan direndam dalam NH 4 OH 7M kemudian dicuci dengan NH OH encer kemudian isopropyl alkohol lalu diukur diameternya. Gel ADU dikeringkan dalam suhu kamar selama 48 jam serta dipanaskan pada suhu 100 o 4 C kemudian dilihat bentuk fisik menggunakan mikroskop optik. Dari variasi konsentrasi U dalam UN kebulatan gel ADU yang baik diperoleh dari konsentrasi uranium 571, 614, 623, 697, 751 g/L dengan diameter gel 1,832,15mm, sedangkan pada variasi panjang jarum penetes gel yang bulat diperoleh dari panjang jarum 1; 1,25; 1,5 dan 1,75cm dengan diameter gel 1,89-2,15 mm. Kata Kunci: penstabil, sol gel, gelasi, aging, kebulatan.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju
Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir
Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Teknik Pemurnian dan Konversi Bahan Bakar Nuklir
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Akselerator
Depositing User: EDITOR PSTA BATAN
Date Deposited: 06 Jul 2018 02:35
Last Modified: 06 Jul 2018 02:37
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/3303

Actions (login required)

View Item View Item