e-Repository BATAN

Advanced Search

Kajian Ekstraksi Zirkonium Dari Hafnium Dengan Metoda Membran Emulsi

Bintarti, A.N and Biyantoro, Dwi and EHB, Bambang (2014) Kajian Ekstraksi Zirkonium Dari Hafnium Dengan Metoda Membran Emulsi. Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah – Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2014. pp. 53-59. ISSN 0216 - 3128

[img]
Preview
Text (Kajian Ekstraksi Zirkonium Dari Hafnium Dengan Metoda Membran Emulsi)
PROSIDING_AN. BINTARTI_PSTA_2014.pdf - Published Version

Download (14MB) | Preview

Abstract

KAJIAN EKSTRAKSI ZIRKONIUM DARI HAFNIUM DENGAN METODA MEMBRAN EMULSI. Telah dilakukan kajian tentang pemisahan zirkoniom (Zr) dari hafnium (Hf) dimana kedua unsur mempunyai sifat-sifat kimia yang sama, sehingga sulit dipisahkan. Dari ekstraksi cair-cair memakai solven tributil fosfat (TBP) dengan umpan yang mengandung ZrCl4 dan HfCl4 pada keasaman tinggi, maka Zr dan Hf akan terekstrak dengan prosentasi yang hampir sama dan pada saat re-ekstraksi, maka semua akan masuk ke fasa air. Apabila konsentrasi Zr maupun Hf dalam umpan rendah ± 0,002 M, sedangkan keasamannya tinggi ± 4 M HCl, sehingga tidak ada peristiwa hidrolisis maupun polimerisasi maka akan mengekstrak Hf ± 85 % dan Zr ± 65 %. Tetapi pada konsentrasi umpan Zr maupun Hf cukup tinggi ± 0,05 M, maka akan terjadi hidrolisis maupun polimerisasi. Untuk ekstraksi memakai solven metil iso butyl keton (MIBK) dengan umpan pada keasaman tinggi akan diperoleh factor pisah ≈ 7. Dari kedua jenis solven tersebut maka Zr bisa dikatakan belum bisa benarbenar terpisah dari Hf, meski keduanya mempunyai sifat-sifat kimia yang sama tetapi ada sedikit beda sifat yaitu ikatan Zr lebih panjang dari Hf, sedangkan kestabilan Hf lebih besar dari pada Zr. Berdasarkan uraian tersebut di atas dipilih ekstraksi dengan metoda membran emulsi menggunakan solven TBP, pengencer kerosin, surfaktan Span-80 dan fasa air internal yang mengandung agen penstripping sehingga ekstraksi dan re-ekstraksi berjalan secara sinambung. Komposisi membrane terdiri dari 10% volume TBP; 2,5% volume Span-80; 37,5% kerosin dan 50% volume larutan Na2CO3 pH 11 sebagai agen penstripping dan diharapkan dengan metode membran emulsi akan meningkatkan hasil pemisahan.

Item Type: Article
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Teknik Pemurnian dan Konversi Bahan Bakar Nuklir
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Akselerator
Depositing User: EDITOR PSTA BATAN
Date Deposited: 09 Nov 2018 01:58
Last Modified: 09 Nov 2018 01:58
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/4750

Actions (login required)

View Item View Item