e-Repository BATAN

Advanced Search

EVALUASI DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PWR DENGAN DIAGRAM T-H

Suroso, Srs (2010) EVALUASI DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PWR DENGAN DIAGRAM T-H. EVALUASI DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PWR DENGAN DIAGRAM T-H. pp. 69-76. ISSN 0854-2910

[img]
Preview
Text
156-163 Suroso.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK EVALUASI DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PWR DENGAN DIAGRAM T-H. PLTN tipe PWR memanfaatkan prinsip desain sistem siklus tertutup. Hal ini berarti bahwa pendingin dalam siklus reaktor dipisahkan dari siklus turbin-generator. Tetapi air pendingin bertemperatur tinggi dari reaktor harus mampu membentuk uap untuk turbin-generator. Evaluasi desain termal pembangkit uap PLTN tipe PWR merupakan salah satu upaya untuk menjadi bagian dari Technical Supporting Organization (TSO) untuk mendukung pengoperasian PLTN di Indonesia dan mempersiapkan kemampuan SDM dalam penguasaan teknologi nuklir. Pengoperasian reaktor nuklir, memerlukan pula pemahaman tentang desain dari komponen utama peralatan yang dioperasikan, agar dapat beroperasi dengan selamat. Kemampuan desain komponen utama PLTN harus dikuasai termasuk pembangkit uap yang berfungsi membangkitkan uap. Metoda untuk mengevaluasi desain yang dapat diaplikasikan dalam perhitungan di antaranya adalah diagram temperature– enthalpy (diagram T-H). Metoda diagram T-H adalah metoda LMTD yang diterapkan pada segmen-segmen atau zona sepanjang pembangkit uap, dengan demikian sifa fisika yang dipergunakan adalah sifat fisika pada temperatur rata-rata pada setiap zona, sehingga memberikan ketelitian dalam pengambilan harga sifat fisika. Evaluasi dilakukan untuk mendapatkan; distribusi temperatur dan entalpi sepanjang pembangkit uap, nilai koefisien perpindahan panas, luas permukaan perpindahan panas, panjang pipa, dan nilai turun tekanan. Perhitungan dilakukan dengan mengacu pada standar TEMA (Tubular Exchanger Manufacturers Association). Hasil perhitungan telah didapatkan distribusi entalpi dan temperatur sepanjang pipa U untuk sisi hot leg dan cold leg yang dilakukan dengan iterasi dan trial and error Hasil perhitungan yang diperoleh pada setiap zona ini digunakan untuk menghitung besarnya panas yang dipindahkan, koefisien perpindahan panas, luas permukaan perpindahan panas, panjang pipa dan nilai turun tekanan. Kemudian hasil ini diakumulasikan untuk mendapatkan nilai-nilai tersebut sepanjang pipa dan selongsong dan dibandingkan dengan kondisi desain. Perbedaan luas permukaan perpindahan panas dan panjang pipa hasil perhitungan terhadap kondisi desain masing-masing lebih besar 0,28 %, dan 1,6 %. Hasil evaluasi desain termal dengan menggunakan metoda diagram T-H tersebut menunjukkan perbedaan relatif kecil, sehingga dapat digunakan untuk memverifikasi desain termal pembangkit uap PWR daya 1000 MWe jika Indonesia menetapkan PLTN pertama yang akan dibangun tipe PWR. Kata kunci : evaluasi, desain termal, penerapan technical support organization ABSTRACT THERMAL DESIGN EVALUATION OF PWR STEAM GENERATIOR WITH TH DIAGRAMS. PWR type NPP uses the design principle of closed cycle system. It’s mean that the cooling material in the reactor cycle is separated of from generator turbine cycle. In the other hand, high-temperature cooling water from reactor should be able to boil water for generator turbine. Thermal design evaluation of PWR type NPP is a part of Technical Supporting Organization (TSO) tools to support the NPP operation in Indonesia, as well as to prepare the competence of human resources in nuclear tecnology. It is also necessary to have a good understanding about the design of main component in order to operate nuclear reactor safely. NPP components prior design capability must understand include steam generator Methods for evaluating the design may be applied in the calculation of which is a diagram of temperature-enthalphy (TH diagram). T-H diagram method is applied to the LMTD method, the segments or zones along the steam generator, thus physical properties used are properties of physics in the average temperatures in each zone, thus providing accuracy in making the price of physical properties. The evaluation was done to obtain; distribution of temperature and enthalpy along the steam generator, heat transfer coefficient, heat transfer surface area, the length of the pipe, and pressure drop values. The calculation is performed by referring to the standard TEMA (Tubular Exchanger Manufacturers Association).The result has been obtained calculating the enthalpy and temperature distribution along the pipe to the hot leg of the U and the cold leg is done with iterations and trial and error analysis result in each zone were used to calculate the amount of heat transferred, the coefficient of heat transfer, heat transfer surface area , the length of pipes and pressure drop values.Then the result is accumulated to obtain these values along the pipe and sleeve and compared to design conditions. 69 Evaluasi Desain Termal Pembangkit Uap PWR Dengan Diagram T-H.......... (Suroso) Differences in heat transfer surface area and length of pipe design calculations for each condition is greater 0.28%, and 1.7%. Results of evaluation of thermal design using the TH diagram method showed relatively small differences, which can be used to verify the thermal design of the steam generator of PWR 1000 MWe if Indonesia's first nuclear power plant set to be built PWR type. Keywords: evaluation, thermal design, implementation technical support organization

Item Type: Article
Subjects: Keselamatan dan Keamanan Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir
Depositing User: USER PTKRN BATAN
Date Deposited: 14 Nov 2018 02:53
Last Modified: 14 Nov 2018 02:53
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/5087

Actions (login required)

View Item View Item