e-Repository BATAN

Advanced Search

PENERAPAN NILAI BATAS LEPASAN RADIOAKTIVITAS KE BADAN AIR DI KAWASAN NUKLIR SERPONG

Yuniarto, Arif and Nurbianti, Aepah and Winansi, Ambar and Ritayanti, Ritayanti (2016) PENERAPAN NILAI BATAS LEPASAN RADIOAKTIVITAS KE BADAN AIR DI KAWASAN NUKLIR SERPONG. In: Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah XIV - 2016, Serpong.

[img]
Preview
Text
Makalah_SNTPL_XIV_Arif_PPIKSN.pdf

Download (612kB) | Preview

Abstract

PENERAPAN NILAI BATAS LEPASAN RADIOAKTIVITAS KE BADAN AIR DI KAWASAN NUKLIR SERPONG. Fasilitas nuklir di Kawasan Nuklir Serpong (KNS) pada kondisi operasi normal (bukan kecelakaan) berpotensi melepaskan zat radioaktif ke badan air (akuatik). Oleh karena itu, pengendalian pelepasan efluen cair ke lingkungan dengan mempertimbangkan dampak radiologi yang dapat diterima oleh masyarakat perlu dilakukan. Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Nilai Batas Radioaktivitas Lingkungan pada Pasal 6 menyatakan bahwa Pemegang Izin (PI) dari fasilitas harus menetapkan Nilai Batas Lepasan Radioaktivitas ke Lingkungan untuk tujuan desain proteksi radiasi fasilitas. Nilai Batas Lepasan Radioaktivitas ke Lingkungan harus disampaikan kepada Kepala BAPETEN yang menjadi bagian program proteksi dan keselamatan radiasi untuk pengajuan izin konstruksi, komisioning, dan operasi. Dalam rangka melaksanakan peraturan tersebut, KNS BATAN menyusun dokumen Kajian Nilai Batas Lepasan Radioaktif ke Lingkungan Kawasan Nuklir Serpong dengan tujuan menetapkan nilai batas lepasan radioaktivitas ke lingkungan untuk seluruh instalasi di KNS yang memiliki potensi lepasan efluen radioaktif ke lingkungan dan telah disampaikan ke BAPETEN. Setelah tersusunnya dokumen tersebut, diperlukan suatu implementasi pelaksanaan dalam pengendalian lepasan radioaktif, dalam hal ini lepasan efluen cair ke badan air. Metode yang digunakan antara lain pengambilan sampel efluen cair pada kolam Pemantauan Buangan Terpadu (PBT), pengukuran konsentrasi aktivitas sampel efluen cair dengan spektrometer gamma, serta perhitungan aktivitas total efluen cair dan verifikasi keberterimaannya terhadap nilai batas lepasan mingguan ke badan air KNS. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa aktivitas total efluen cair KNS lebih kecil dari nilai batas lepasan mingguan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelepasan efluen cair KNS tidak memberikan dampak radiasi yang signifikan bagi masyarakat di sekitar KNS. Kata Kunci : nilai batas lepasan radioaktivitas, efluen cair, Kawasan Nuklir Serpong IMPLEMENTATION OF RADIOACTIVITY DISCHARGE LIMITS TO WATER BODY IN SERPONG NUCLEAR AREA. Nuclear facility in Serpong Nuclear Area (KNS) under normal operating conditions (not an accident) has the potential to release radioactive substances into a water body (aquatic). Therefore, a control of the discharge of liquid effluent into the environment by considering the radiological consequences that can be accepted by public members needs to be performed. Nuclear Energy Regulatory Agency (BAPETEN) Chairman’s Regulation Number 7 Year 2013 on Environmental Radioactivity Limit in Article 6 states that licensees should establish radioactivity discharge limits to the environment for the purpose of radiation protection design of the facilities. The discharge limits must be reported to the Chairman of BAPETEN as a part of radiation protection and safety program for submitting permits of construction, commissioning, and operation. In order to implement these regulations, KNS BATAN establish a document on Assessment of Environmental Radioactivity Discharge Limits for Serpong Nuclear Area for setting discharge limits into the environment for entire installations in KNS that have the potential releases of radioactive effluents into the environment and has been submitted to BAPETEN. After establishing the document, it needs an implementation on the control of radioactive releases, in this case liquid effluent into water bodies. Methods used include liquid effluent sampling on an Integrated Effluent Monitoring (PBT), measurement of activity concentration of liquid effluent samples using gamma spectrometers, as well as the calculation of the total activity of liquid effluents and verification of acceptability to weekly discharge limits into water bodies around KNS. The verification results show that the total activity of liquid effluent in KNS is less than the weekly discharge limits. It can be concluded that the liquid effluent discharge KNS does not give significant radiation impact for public members around KNS.

Item Type: Conference or Workshop Item (Other)
Subjects: Keselamatan dan Keamanan Nuklir > Keselamatan Lingkungan > Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Divisions: Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir
Depositing User: USER PPIKSN BATAN
Date Deposited: 13 Nov 2018 08:27
Last Modified: 13 Nov 2018 08:27
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/5094

Actions (login required)

View Item View Item