e-Repository BATAN

Advanced Search

PENGARUH MODEL PERHITUNGAN STRESS INTENSITY FACTOR DALAM EVALUASI PENERAPAN DISAIN LBB

Roziq Himawan, rh (2013) PENGARUH MODEL PERHITUNGAN STRESS INTENSITY FACTOR DALAM EVALUASI PENERAPAN DISAIN LBB. PENGARUH MODEL PERHITUNGAN STRESS INTENSITY FACTOR DALAM EVALUASI PENERAPAN DISAIN LBB. pp. 88-96. ISSN 0854-2910

[img]
Preview
Text
100-108 Roziq Himawan.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK PENGARUH MODEL PERHITUNGAN STRESS INTENSITY FACTOR DALAM EVALUASI PENERAPAN DISAIN LBB. Loss of Coolant Accident (LOCA) adalah salah satu jenis kecelakaan yang dipertimbangkan dalam melakukan analisis keselamatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Untuk menghindari terjadinya LOCA diterapkan prinsip disain Leak Before Break (LBB) pada pipa sistem pendingin primer. Dalam tahapan pelaksanaan evaluasi penerapan disain LBB, dilakukan perhitungan Stress Intensity Factor (SIF) terhadap retak yang dipostulasikan. Berdasarkan standar, perhitungan SIF retak permukaan pada pipa dihitung tidak menggunakan model pipa melainkan menggunakan model pelat. Bertolak dari hal ini, maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk memahami pengaruh model dalam evaluasi penerapan disain LBB. Penelitian dilakukan dengan metode simulasi numerik perhitungan SIF dengan menggunakan model pelat dan model pipa, selanjutnya membandingkan kedua hasilnya dan menganalisis parameter penentu perbedaan hasil. Retak diasumsikan sebagai retak permukaan berbentuk semi-ellips. Hasil simulasi menunjukkan bahwa untuk ukuran retak dan tebal ekivalen pelat dan pipa yang sama, model pelat memberikan nilai SIF yang lebih besar sekitar 5% dibandingkan nilai SIF dalam model silinder. Hal ini menunjukkan, bahwa dengan menggunakan model pelat diperoleh nilai SIF yang lebih moderat sehingga diperoleh marjin keselamatan yang lebih besar. Kata kunci: Model pelat, Stress Intensity Factor, Leak Before Break (LBB), Retak Permukaan. ABSTACT INFLUENCE OF MODELLING IN STRESS INTENSITY FACTOR CALCULATION FOR EVALUATING LBB DESIGN. Loss of Coolant Accident (LOCA) is one of accident which is considered in the safety assessment of Nuclear Power Plant (NPP). To prevent LOCA incident, Leak Before Break (LBB) Design is applied to the primary cooling system pipe. In the step of LBB design applicabilty assessment, Stress Intensity Factor (SIF) calculation is performed for postulated crack in the pipe. Standard states that SIF of surface crack on pipes are calculated using plate model rather than pipe model. Thus, this study is aimed to understand the influence of modelling in evaluation of LBB design. The study was performed by numerical simulation to calculate SIF using plate model and pipe model, then compare these two results and analyze parameter which govern them. The cracks were assumed as semi-elliptical surface crack. Simulation results show that for the same crack size and the same equivalent thickness of plate and pipe, SIF value of plate model is 5% higher than in cylinder model. It means that the use of plate model resulting a moderate SIF value, therefor a higher safety margin could be achieved. Keywords: Plate model, Stress Intensity Factor, Leak Before Break, Surface crack.

Item Type: Article
Subjects: Keselamatan dan Keamanan Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir
Depositing User: USER PTKRN BATAN
Date Deposited: 14 Nov 2018 08:04
Last Modified: 14 Nov 2018 08:04
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/5273

Actions (login required)

View Item View Item