e-Repository BATAN

Advanced Search

KONSENTRASI PM2,5 DAN PM10 UDARA AMBIEN DI BANDUNG DAN LEMBANG TAHUN 2000-2006

Muhayatun, Muhayatun and Lestiani, Diah Dwiana and Hidayat, Achmad and Kumalasari, Lenny (2007) KONSENTRASI PM2,5 DAN PM10 UDARA AMBIEN DI BANDUNG DAN LEMBANG TAHUN 2000-2006. In: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Nuklir PTNBR – BATAN Bandung, 17 July 2007, BANDUNG.

[img]
Preview
Text
Muhayatun_Semnas_Analisis Pemanfaatan Ruang Sekitar Calon Tapak Pltn Ujung Lemahabang Berdasarkan Prakiraan Dampak Radiologi_2007.pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Semnas Sains dan Teknologi Nuklir_2007.pdf

Download (357kB) | Preview

Abstract

Kualitas udara di beberapa kota di Indonesia semakin menurun akibat meningkatnya urbanisasi, aktivitas ekonomi, pertumbuhan penduduk dan transportasi. Hal ini cukup berdampak pada gangguan kesehatan, perubahan iklim, visibilitas dan sifat transpor antar regional sehingga harus mendapatkan pehatian khusus, baik dari pihak pemerintah, pihak swasta ataupun masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas udara. Makalah ini melaporkan hasil pengukuran konsentrasi partikulat udara PM2,5 dan PM10 di daerah Bandung dan Lembang. Sampel diambil menggunakan Gent Stacked Filter Unit dengan dua jenis ukuran filter Nuclepore <2,5μm (halus) dan ukuran 2,5 - 10 μm (kasar), seminggu dua kali di dua lokasi, yaitu Batan Bandung dan Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika - BMG Lembang. Penentuan konsentrasi dilakukan menggunakan metode gravimetri. Hasil pemantauan konsentrasi PM2,5 dan PM10 di dua lokasi menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring dengan peningkatan sumber cemaran seperti meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan penggunaan bahan bakar di industri. Untuk daerah sampling Bandung peningkatan terjadi mulai tahun 2005, sedangkan daerah Lembang mulai tahun 2004. Konsentrasi rata-rata tahunan PM2,,5 untuk daerah Bandung tahun 2000 -2006 masing-masing adalah 12,29; 14,01; 14,12; 14,35; 13,95; 18,99 dan 20,33 μg/m3, sedang untuk daerah Lembang masing-masing adalah 8,83; 9,28; 9,29; 9,21; 14,51; 14,42 dan 14,95 μg/m3. Untuk konsentrasi PM10 di daerah sampling Bandung tahun 2000 – 2006 masing-masing adalah 26,23; 29,82; 33,08; 31,79; 29,72; 36,77 dan 35,60 μg/m3 sedang untuk daerah samplingLembang masing-masing adalah 12,56; 11,11;11,41; 10,68; 25,78 dan 24,62 μg/m3. Rasio PM2,5/PM10 untuk daerah sampling Bandung dan Lembang tahun 2000 – 2006 masing-masing adalah 48% dan 60%. Untuk daerah sampling Bandung, nilai ratarata tahunan untuk PM2,5 mulai tahun 2005 telah melebihi nilai batas ambang (15 μg/m3) sedangkan untuk daerah sampling Lembang sekalipun masih berada di bawah nilai tersebut tetapi perlu mendapatkan perhatian karena terlihat adanya kecenderungan meningkat dari tahun ke tahun.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: PM2,5 , PM10 , udara ambien
Subjects: Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang SDA/Lingkungan
Keselamatan dan Keamanan Nuklir > Keselamatan Lingkungan > Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Keselamatan dan Keamanan Nuklir > Keamanan Nuklir dan Seifgard
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan
Depositing User: user pstnt batan
Date Deposited: 28 Nov 2018 18:09
Last Modified: 28 Nov 2018 18:09
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/6251

Actions (login required)

View Item View Item