e-Repository BATAN

Advanced Search

KONTRIBUSI PUPUK HIJAU Sesbania rostrata DAN BAKTERI-SEKITAR PERAKARAN PEMACU PERTUMBUHANTERHADAP SERAPAN N SERTA PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ISOTOP 15N

Flatian, Anggi Nico and Haryanto, Haryanto and Bachtiar, Taufiq and Nurrobifahmi, Nurrobifahmi and Hadi Waluyo, Setyo (2012) KONTRIBUSI PUPUK HIJAU Sesbania rostrata DAN BAKTERI-SEKITAR PERAKARAN PEMACU PERTUMBUHANTERHADAP SERAPAN N SERTA PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ISOTOP 15N. In: Prosiding Seminar dan Pameran Teknologi Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi.

[img]
Preview
Image
00_Cover.JPG

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
00_DAFTAR ISI.pdf

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8 ANGGI NICO FLATIAN.pdf

Download (209kB) | Preview

Abstract

Pemakaian pupuk kimia/anorganik yang berlebihan dapat menyebabkan pelandaian produktivitas dan degradasi lahan. Oleh karenanya, diperlukan sumber pupuk alternatif yang dapat meningkatkan produksi padi dan bersifat ramah lingkungan. Telah dilakukan penelitian mengenai ontribusi penggunaanpupuk hijau Sesbania rostrata dan bakteri-sekitar perakaran pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR) terhadap serapan hara N pada tanaman padi sawah dengan teknik isotop N15 dan mengamatipengaruhnya terhadap produksi di Pusakanegara, Jawa Barat.Percobaan dirancang mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penentuan kontribusi N dari perlakuaan terhadap serapan hara N dalam tanaman menggunakanteknik isotop 15N.Padi varietas Mira I digunakan sebagai tanaman percobaan. Hasil yang diperoleh adalah bahwa pemupukan Sesbania dan PGPR ditambah pupuk N 50% dosis rekomendasimemberikan hasil berupa gabah kering paling tinggi yaitu 8.98 ton/ha, walaupun secara statistik tidak berbeda nyata kecuali dengan kontrol, namun peningkatan hasilnyamencapai 1,7 ton/ha dibandingkan pemupukan 100% N rekomendasi. PemupukanSesbaniadan pemupukan Sesbaniayang ditambah PGPR menyebabkan serapan N dan kontribusi serapan N tanaman paling tinggi,serapan N masing-masing sebesar230,5 kg/ha dan 218,1 kg/ha, secara statistik tidak berbeda nyata dengan pemupukan 100% N rekomendasi. Kontribusi pemupukanSesbania dan pemupukan Sesbaniayang ditambah PGPRterhadap serapan N tanaman adalah paling tinggi, masing-masing sebesar 53,5 kg/ha (23,2%) dan 51,05 kg/ha (23,4%) secara statistik berbeda nyata bila dibandingkan dengan perlakuan pemupukan 100% N rekomendasi.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Isotop dan Radiasi
Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang Pertanian
Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi
Divisions: Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
Depositing User: USER PAIR BATAN
Date Deposited: 04 Dec 2018 12:24
Last Modified: 04 Dec 2018 12:24
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/7919

Actions (login required)

View Item View Item