e-Repository BATAN

Advanced Search

EVALUASI PENGGUNAAN PENCACAH BETA DAN GAMMA PADA PENENTUAN KEMURNIAN RADIOKIMIA 188/186Re-CTMP

Wibawa, Teguh Hafiz Ambar and Misyetti, Misyetti and Isabela, Epy (2009) EVALUASI PENGGUNAAN PENCACAH BETA DAN GAMMA PADA PENENTUAN KEMURNIAN RADIOKIMIA 188/186Re-CTMP. In: Seminar Nasional Sains dan Teknologi Nuklir 2009, 3 Juni 2009, Bandung, Indonesia.

[img]
Preview
Text
Teguh Hafiz Ambar Wibawa_Semnas_2009_ Evaluasi Penggunaan Pencacah Beta Dan Gamma Pada Penentuan Kemurnian Radiokimia 188186Re-CTMP.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Semnas Sains dan Teknologi Nuklir2009.pdf

Download (114kB) | Preview

Abstract

EVALUASI PENGGUNAAN PENCACAH BETA DAN GAMMA PADA PENENTUAN KEMURNIAN RADIOKIMIA 188/186Re-CTMP. Salah satu radiofarmaka yang sedang dikembangkan di PTNBR-BATAN yaitu 1,4,8,11-tetraazasiklotetra desil-1,4,8,11-tetrametilenfosfonat (CTMP) bertanda 188/186Renium yang digunakan untuk terapi paliatif kanker tulang metastasis. 188/186Re-CTMP diperoleh dari reaksi Na188/186ReO4 dan CTMP dengan menambahkan reduktor SnCl2 ke dalamnya. Pengotor radiokimia yang mungkin terdapat dalam sediaan hasil penandaan 188/186Re-CTMP adalah 188/186ReO4- dan 188/186Re tereduksi. Sebagai sediaan radiofarmasi, 188/186Re-CTMP harus memenuhi persyaratan standar, antara lain mempunyai kemurnian radiokimia >90%. Metode yang digunakan untuk penentuan kemurnian radiokimia adalah metode kromatografi kertas. Data kuantitatif hasil kromatografi, diperoleh menggunakan alat pencacah radiasi. 188/186Re merupakan radionuklida pemancar radiasi beta dengan energi 1,07 MeV (92%) dan radiasi gamma dengan energi 137 keV (7%). Karena ada dua macam emisi radiasi maka pencacahan radioaktivitas dapat dilakukan berdasarkan emisi radiasi beta yang dicacah menggunakan pencacah beta dengan detektor Geiger Mueller (GM) atau dapat pula berdasarkan emisi radiasi gamma yang dicacah menggunakan pencacah gamma dengan detektor NaI(Tl). Dari hasil percobaan, diperoleh kemurnian radiokimia yang hampir sama dengan nilai regresi (r) sebesar 0,9944%. ; EVALUATION OF THE USE OF BETA & GAMMA COUNTER APPARATUS IN DETERMINATION OF RADIOCHEMICAL PURITY 188/186Re-CTMP. CTMP (1,4,8,11tetraazacyclo tetradecil-1,4,8,11-tetrametilenfosfonat) labeled 188/186Re is one of the radiopharmaceuticals being developed in PTNBR-BATAN. It is commonly used for palliative therapy of bone metastasis. 188/186Re can be yielded from Na188/186ReO4 and CTMP with addition SnCl2 as reductor. Radiochemical side products that can be generated from the reaction are 188/186ReO4- and 188/186Re reducted. As radiopharmaceutical, 188/186Re-CTMP has fulfilled some standard qualifications, such as radiochemical purity >90 %. The paper chromatography method is was used to determine radiochemical purity. To obtain quantitative data from chromatography, therefore can be done by using radiation counter apparatus. 188/186Re is a beta radiation emitter radionuclide with energy 1.07 MeV (92%) and gamma radiation emitter with energy 137 keV (7%). As a consequence of these characteristics, so that radioactivity testing can be determined based on beta radiation emission by using Geiger Mueller (GM) beta counter, otherwise based on gamma radiation emission by using gamma counter NaI(Tl). The experiment showed there is similarity radiochemical purity with regression value 0.9951%.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: kemurnian radiokimia, radiofarmaka, kromatografi kertas
Subjects: Isotop dan Radiasi
Isotop dan Radiasi > Produksi Isotop dan Sumber Radiasi > Teknik Produksi Radioisotop
Reaktor Nuklir > Pemanfaatan Reaktor > Iradiasi Target
Reaktor Nuklir > Teknologi Reaktor > Kimia Reaktor
Divisions: Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan
Depositing User: user pstnt batan
Date Deposited: 28 Dec 2018 07:59
Last Modified: 28 Dec 2018 07:59
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/8098

Actions (login required)

View Item View Item