e-Repository BATAN

Advanced Search

ANALISIS DINAMIKA TERAS SILISIDA KERAPATAN 4,8 gU/cc REAKTOR RSG-GAS

Surian Pinem, SP and Tagor Malem Sembiring, TMS (2006) ANALISIS DINAMIKA TERAS SILISIDA KERAPATAN 4,8 gU/cc REAKTOR RSG-GAS. In: PROSIDING HASIL PENELITIAN PRSG.

[img]
Preview
Text
15pinem.pdf

Download (419kB) | Preview

Abstract

ANALISIS DINAMIKA TERAS SILISIDA KERAPATAN 4,8 gU/cc REAKTOR RSG-GAS. Analisis dinamika teras sangat penting dalam keselamatan operasi reaktor. Proses dinamika reaktor dipengaruhi oleh keadaan neutronik dan termohidrolika teras. Dalam makalah ini, dilakukan analisis dinamika teras dengan elemen bakar silisida kerapatan 4,8 gU/cc dengan menggunakan program MTRDYN. Perhitungan neutronik dilakukan dengan menggunakan model adiabatik dan dikopel dengan perhitungan termohidraulik. Insersi reaktivitas sebesar 28,8 pcm/s dilakukan pada transien start-up pada daya 1 W dan transien daya 1 MW dengan asumsi batang kendali ditarik dengan cepat. Untuk insersi pada daya start-up 1 W daya maksimum adalah 15,905 MW temperatur maksimum elemen bakar 68,57 OC sementara pada daya tansien 1 MW daya maksimum 38,6 MW temperatur elemen bakar 116,6 OC. Harga yang diperoleh masih jauh dari batas maksimum yang diijinkan. Hal ini menunjukkan bahwa reaktor masih aman dengan insersi reaktivitas pada daerah transien start-up dan daya. ABSTRACT DYNAMIC ANALYSIS OF THE RSG-GAS REACTOR USING 4.8 gU/cc DENSITY SILICIDE CORE. Analysis of the core dynamic is necessary for the reactor operation safety. The dynamic process of reactor is affected by the neutronic and thermo hydraulic core conditions. In this paper, performed core dynamic analysis with silicide fuel element 4,8 gU/cc density using MTRDYN code. The neutronic calculations are carried out using adiabatic method and it is coupled with thermo hydraulic calculations. The reactivity insertions of 28.8 pcm/s at the start-up transient at the power of 1 W and transient on the power of 1 MW with assumption of all control rod are rapidly withdrawn. For the start-up transient of 1 W, the maximum power is 15.905 MW with fuel temperature of 68.57 oC while for the power transient of 1 MW, the maximum power is 37.58 MW with fuel temperature of 140,04 oC. The calculated results were far from the maximum limit value. It showed that the reactor is safe with the selected reactivity insertion in the start-up and power transients.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Reaktor Nuklir > Teknologi Reaktor > Fisika Reaktor
Divisions: Pusat Reaktor Serba Guna
Depositing User: EDITOR PRSG BATAN
Date Deposited: 11 Feb 2019 04:58
Last Modified: 11 Feb 2019 04:58
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/8624

Actions (login required)

View Item View Item