e-Repository BATAN

Advanced Search

PENENTUAN MULAI WAKTU KERJA DI LABORATORIUM IEBE BERDASAR PENGUKURAN KERADIOAKTIFAN UDARA

Barenzani, Nudia and Darojad, Nur Yulianto and Sugiarto, Arcadatam and Aziz, Nofriady (2018) PENENTUAN MULAI WAKTU KERJA DI LABORATORIUM IEBE BERDASAR PENGUKURAN KERADIOAKTIFAN UDARA. SEMINAR NASIONAL SDM TEKNOLOGI NUKLIR YOGYARTA, - (-). pp. 392-397. ISSN 1978-0176

[img]
Preview
Text
Isi Hal-392-398-Nudia.pdf

Download (435kB) | Preview

Abstract

PENENTUAN MULAI WAKTU KERJA DI LABORATORIUM IEBE BERDASAR PENGUKURAN KERADIOAKTIFAN UDARA (GROSS- α). Telah dilakukan pengukuran konsentrasi radioaktifitas udara pada ruangan laboratorium Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE). Tujuannya adalah untuk menentukan waktu yang aman dan selamat bagi personil untuk memulai pekerjaan di dalam laboratorium tanpa menimbulkan efek yang merugikan bagi kesehatan. Metode pengukuran adalah dengan cara mencuplik udara dan di cacah secara gross-α. Variabel pengukuran yaitu sebelum VAC dihidupkan dan selang interval waktu 15 menit setelah VAC dihidupkan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebelum sistem VAC dihidupkan, nilai keradioaktifan (gross-α) udara sebesar 21.421 Bq/m3. Nilai tersebut melebihi batasan keselamatan yang ditetapkan dalam Laporan Analisis Keselamatan IEBE, yaitu sebesar 20 Bq/m3. Konsentrasi radioaktifitas (gross-α) udara semakin menurun seiring dengan lamanya waktu beroperasinya VAC. Konsentrasi keradioaktifan udara mendekati nilai latar berkisar antara (0.265-0.485) Bq/m3 setelah sekitar 90 menit VAC dihidupkan. Kesimpulan dari pengamatan ini dapat dijadikan landasan bagi Bidang Keselamatan untuk dapat mengijinkan Pekerja Radiasi masuk laboratorium, yaitu sekitar pukul 9.00 WIB. Kata kunci: konsentrasi radioaktifitas udara, sistem VAC dan waktu aman untuk bekerja dalam laboratorium IEBE. ABSTRACT DETERMINE WORKING TIME IN IEBE BY MEASUREMENT OF AIRBORNE RADIOACTIVITY CONCENTRATION (GROSS-α). Measurement of airborne radioactivity concentration (gross-α) has been carried out in the Experimental Fuel Element Installation (EFEI). The objective is to find out the safe condition times that radiation workers are allowed to start working in the laboratory.The method is to measure the level of airborne radioactivity concentration with a variable life time of the air ventilation system. The result obtained is before the VAC system was turned on the airborne radioactivity concentration (gross-α) value is 21.421 Bq/m3. This value exceeds the safety limits specified in the EFEI Safety Analysis Report of 20 Bq/m3. Airborne radioactivity (gross-α) concentration decreases with the length of VAC operation. From this observation, it can be concluded that the concentration of radioactivity in the air reaches a background value ranging from (0.265-0.485) Bq/m3 occurs after 90 minutes VAC operates. So that time can be a guideline for the Safety Division to allow radiation workers to start their activities in the laboratory. Key words: airborne radioactivity concentration, ventilation system and safe time

Item Type: Article
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Operasi dan Pemeliharaan Instalasi Bahan Bakar Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir
Depositing User: USER PTBBN BATAN
Date Deposited: 08 Sep 2020 08:45
Last Modified: 08 Sep 2020 08:45
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/9168

Actions (login required)

View Item View Item