e-Repository BATAN

Advanced Search

Proses Pembuatan Gel Cerium Stabilized Zirconium (CSZ) Kering

Sukarsono, Sukarsono and Susilowati, Sri Rinanti and Kusuma Dewi, ariyani and Kristanti, Kristanti and Dedy Husnurrofiq, Dedy Husnurrofiq and Sarjono, Sarjono and Endang Nawangsih, Endang Nawangsih (2018) Proses Pembuatan Gel Cerium Stabilized Zirconium (CSZ) Kering. Bunga Rampai Penguasaan Teknologi Pembuatan Bahan Bakar Reaktor Suhu Tinggi dan Reaktor Riset. pp. 3-20. ISSN ISBN 978-979-8500-91-6

[img]
Preview
Text
Bab-2.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pemanfaatan energi nuklir dimasa yang akan datang merupakan salah satu cara untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik di Indonesia. Pembangkitan listrik dari energi nuklir merupakan pembangkit listrik yang polusinya paling kecil. Salah satu reaktor nuklir yang dipertimbangkan dibangun di Indonesia adalah reaktor suhu tinggi (RST) karena reaktor tersebut merupakan reaktor generasi IV yang aman, tanpa pelelehan bahan bakar meskipun dalam keadaan abnormal [1]. Reaktor suhu tinggi tipe modular dapat dibangun di Indonesia karena sesuai dengan geografis yang terdiri dari pulau-pulau. Rencana pembangunan RST akan dimulai dengan membangun reaktor daya eksperimental di Serpong yang ijin tapaknya sudah disetujui oleh BAPETEN. Untuk menjaga kesinambungan (sustainability) pengoperasian reaktor seperti tersebut di atas dan jika di sisi lain diinginkan kemandirian pasokan bahan bakar, maka Indonesia perlu memiliki pabrik bahan bakar nuklir. Adanya pabrik bahan bakar nuklir juga harus diiringi dengan kemampuan tenaga ahli Indonesia dalam pembuatan bahan bakar nuklir sesuai reaktor yang diinginkan. Oleh karena itu, penguasaan teknologi fabrikasi bahan bakar, termasuk bahan bakar RST, melalui serangkaian penelitian perlu segera dilakukan. Bahan bakar RST yang telah dikembangkan hingga saat ini terdiri dari 2 jenis, yaitu bentuk prisma dan bola [1,2]. Pembuatan bahan bahan bakar RST di Indonesia difokuskan kepada bahan bakar bentuk bola. Proses pembuatan bahan bakar RST bentuk bola melibatkan banyak proses mulai dari pemurnian uranium, pembuatan larutan sol, proses gelasi untuk menghasilkan gel uranium, pencucian, kalsinasi, reduksi dan sintering untuk menghasilkan kernel UO2 tersinter, dilanjutkan dengan pelapisan kernel UO2 tersinter sehingga diperoleh partikel terlapis. Partikel terlapis selanjutnya dikompaksi menjadi bahan bakar nuklir RST [3]. Tahap awal proses pembuatan bahan bakar RST yang paling penting adalah proses gelasi untuk menghasilkan gel amonium diuranat (ADU) yang akan menentukan kualitas kernel bahan bakar yang dihasilkan. Produk gel ADU yang dihasilkan dari proses gelasi, harus menghasilkan bahan bakar yang dapat memenuhi persyaratan spesifikasi yang telah ditetapkan. Sifat-sifat gel seperti: densitas, komposisi, kebulatan yang tidak sesuai spesifikasi dan adanya keretakan permukaan akan menyebabkan gel tidak dapat dilanjutkan untuk proses-proses selanjutnya dan harus ditolak (reject). Proses pembuatan [4] Proses Pembuatan Gel Cerium Stabilized Zirconium (CSZ) Kering gel ADU kering yang menentukan kualitas gel yang dihasilkan meliputi proses-proses: pembuatan sol, gelasi, ageing, pencucian dan drying.

Item Type: Article
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Teknik Pemurnian dan Konversi Bahan Bakar Nuklir
Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Teknik Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir
Depositing User: USER PTBBN BATAN
Date Deposited: 09 Sep 2020 04:28
Last Modified: 09 Sep 2020 04:28
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/9296

Actions (login required)

View Item View Item