e-Repository BATAN

Advanced Search

PROSES PENGENDAPAN URANIL NITRAT MELALUI JALUR AMONIUM DIURANAT (ADU) PADA FASILITAS PILOT CONVERSION PLANT (PCP)

Oktavianto, Putra and Ariyanita, Anne and Mukminati, Islah (2019) PROSES PENGENDAPAN URANIL NITRAT MELALUI JALUR AMONIUM DIURANAT (ADU) PADA FASILITAS PILOT CONVERSION PLANT (PCP). PIN, XII (22). pp. 11-22. ISSN 1979-2409

[img] Text
5659

Download (20kB)

Abstract

Larutan hasil proses pemekatan seksi 600 dengan kadar U sebesar ±188 gU/L dikirim ke seksi 900 untuk dilakukan proses pengendapan. Proses pengendapan ini dilakukan untuk mengkonversi larutan uranil nitrat (UN) menjadi endapan amonium diuranat (ADU). Proses pengendapan larutan uranil nitrat (UN) pada seksi 900 dilakukan dengan menambahkan larutan amonium hidroksida (NH OH) pada larutan uranil nitrat (UN) pada temperatur ±60oC menggunakan tangki pengendapan C-902. Larutan amonium hidroksida (NH4OH) yang tersedia saat ini molaritasnya sangat rendah yaitu 2,8 M. Hal tersebut dapat menyebabkan untuk mencapai pH pengendapan optimum memerlukan jumlah yang cukupbanyak. Maka dari itu, dilakukan pengurangan volume umpan larutan UN dalam tangki sehingga larutan amonium hidroksida (NH4OH) yang masuk ke dalam tangki akan lebih banyak jumlahnya. Dengan cara ini diharapkan pH hasil larutan ADU yang diperoleh bisa mencapai pH 9. Pada proses yang telah dilakukan, pH proses dicapai 7,6 dan endapan ADU yang terbentuk sudah dianggap sempurna sehingga bisa dilakukan proses selanjutnya. Sedangkan jumlah serbuk ADU kering yang diperoleh adalah sebanyak 3 Kg. Jumlah ini kurang dari jumlah kapasitas maksimal yang bisa didapatkan yaitu 12,5 Kg, karena volume umpan larutan UN dilakukan pengurangan dari volume yang telah ditentukan, sehingga jumlah uranium yang terendapkan juga berkurang. Kata kunci : PCP, proses pengendapan, uranil nitrat, amonium hidroksida,amonium diuranat, pH ABSTRACT The resulting solution of the evaporation process section 600 with a U level of ± 188 g U / L was sent to section 900 for the precipitation process. This precipitation process for conversion from uranyl nitrate (UN) solution to ammonium diuranate (ADU). The precipitation process of uranyl nitrate (UN) solution in the 900 section was carried out by adding a solution of ammonium hydroxide (NH4OH) in uranyl nitrate (UN) solution at a temperature ± 60 C in the C-902 precipitation tank. Ammonium hydroxide (NH4OH) solution available now have very low molarity of 2.8 M. The effect is the pH of the solution obtained can’t reach pH 9 so that the precipitation process is not perfect. Therefore, in this process the volume of feed of the UN solution in the tank will be reduced so that the ammonium hydroxide (NH4OH) solution that fill in the tank will be more the quantities. With this method is expected the pH of the ADU solution obtained can reach pH 9. In the process that has been done, reached pH 7.6 . At this pH, the formed ADU sediment are considered perfect and can be carried out for next process. While the amount of dry ADU powder obtained is as much as 3 kg. This amount is less than the maximum capacity that can be obtained, that is 12.5 kg. This is because the volume of the UN solution feed is reduced from the maximum volume, so the amount of precipitated uranium is also reduced. Keywords: PCP, precipitation process, uranyl nitrate, ammonium hydroxide, ammonium diuranate, PH

Item Type: Article
Subjects: Daur Bahan Bakar Nuklir dan Bahan Maju > Bahan Bakar Nuklir > Operasi dan Pemeliharaan Instalasi Bahan Bakar Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir
Depositing User: USER PTBBN BATAN
Date Deposited: 09 Sep 2020 05:39
Last Modified: 09 Sep 2020 05:39
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/9429

Actions (login required)

View Item View Item