e-Repository BATAN

Advanced Search

EKSPERIMEN REFLOODING PADA UNTAI UJI QUEEN DENGAN VARIABEL TEMPERATUR MASUKAN BUNDEL UJI (Khairul H., Puradwi I W, A.R. Antariksawan, , Mulya Juarsa, Edy S., Kiswanta, Joko P.W., Ismu H.)

Khairul, KH and Puradwi I, Pur and Anhar Riza Antariksawan, ARA and Mulya Juarsa, MJ and Edy Sumarno, ES and Kiswanta, KW and Joko Prasetio W, JPW and Ismu Wahyono, Puradwi (2005) EKSPERIMEN REFLOODING PADA UNTAI UJI QUEEN DENGAN VARIABEL TEMPERATUR MASUKAN BUNDEL UJI (Khairul H., Puradwi I W, A.R. Antariksawan, , Mulya Juarsa, Edy S., Kiswanta, Joko P.W., Ismu H.). In: Prosiding Presentasi Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir X ISSN No. 1410-0533, 26 Pebruari 2005, Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK EKSPERIMEN REFLOODING PADA UNTAI UJI QUEEN DENGAN VARIABEL TEMPERATUR MASUKAN BUNDEL UJI. Teras reaktor yang mengalami kekeringan akibat kecelakaan kehilangan pendingin (Lost Of Coolant Accident, LOCA) kemudian dialiri air kembali (reflooding) oleh sistem injeksi keselamatan. Fenomena ini merupakan salah satukejadian yang dipostulasikan dalam sistem keselamatan suatu PLTN jenis air tekan (Pressurized Water Reactor, PWR). Fenomena LOCA pada PWR dibagi dalam tiga tahap yaitu : blowdown , refill dan reflood. Dalam evaluasi emergency cooling system tahapan reflooding adalah hal yang paling penting. Untai Uji Termohidraulika BETA adalah sarana eksperimen yang dapat digunakan untuk penelitian dan pemahaman fenomena reflooding yang terjadi pada bundel bahan bakar PWR selama post-LOCA. Telah dilakukan eskperimen reflooding pada bundel QUEEN dengan variasi temperatur masukan bundel uji pada untai uji BETA. Peristiwa pendidihan berupa rejim didih film, rejim didih transisi dan rejim didih inti dapat teramati dengan baik berdasarkan hasil visualisasi video kamera digital. Hasil perhitungan dari data kurva menunjukkan bahwa permukaan batang pemanas akan semakin cepat terbasahi jika temperatur masukan semakin tinggi. Hal ini disebabkan pada temperatur masukan semakin naik, gelembung uap semakin sedikit sehingga tidak menghambat lajunya aliran air. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan data kurva diperoleh nilai kecepatan pembasahan pada laju aliran massa sebesar G = 0,03338 kg/s untuk temperatur masukan 35 C adalah 14,2mm/s, untuk temperatur masukan 45C, kecepatan pembasahannya adalah 16 mm/s, dan untuk temperatur masukan 55C, kecepatan pembasahannya adalah 19,1 mm/s. ABSTRACT REFLOODING EXPERIMENTAL ON QUEEN TEST LOOP WITH INLET TEMPERATURE VARIABLE OF TEST BUNDLE. In lost of coolant accident (LOCA) reactor core become dry and need to be reflooded by safety injection system. This phenomenon is postulated in Presurized Water Reactor (PWR) type. The phenomenon can be divided in three stages, e.g.: blowdown, refill and reflood. In the view of emergency coolant system evaluation, the reflood is the most important stage. BETA Test Loop is designed to observe the phenomena in the fuel bundle of PWR reactor during an accident of Post LOCA type. The series of rewetting experiment on BETA Test Loop with inlet temperature variable had been conducted. Boiling phenomena in the form of regime boil film, regime boil tanssition and regim nucleat boil can be perceived by visualizing digital camera video. The calculation from curve data showed that heated rod surface is faster wetted by increasing inlet temperatur. This is caused by the fact that in higher inlet temperatur there are little steam bubbles and it reduces the velocity resistance of water. From calculation by using curve data it is obtained that for G = 0,03338 kg/sec, the rewetting velocity for temperatur inlet at 35 C is 14,2mm/s , for temperatur at 45 C is 16 mm/s, and for temperatur at 55 C is 19,1 mm/s..

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: Keselamatan dan Keamanan Nuklir
Divisions: Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir
Depositing User: USER PTKRN BATAN
Date Deposited: 11 May 2020 05:54
Last Modified: 11 May 2020 05:54
URI: http://repo-nkm.batan.go.id/id/eprint/9838

Actions (login required)

View Item View Item